NOVEL PERANG GOWA SEBAGAI VERSI KETIGA
JAKARTA (LITERA) – Novel Perang Gowa kerya Andi Makmur Makka dapat dianggap sebagai versi ketiga diantara versi yang telah ada. Versi pertama, adalah teks kolonial yang rinci namun berat sebelah dan menganggap para pejuang sebagai ekstrimis atau pemberonta, dan versi kedua adalah tradisi lisan rakyat setempat yang menganggap para pejuang sebagai pahlawan dan masih hidup di masyarakat, tapi sering tanpa bukti.
Read More